Postingan

Koneksi Antar Materi Modul 2.2 Pendidikan Guru Penggerak

Gambar
KETERKAITAN ANTAR MATERI PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA Kegiatan pembelajaran merupakan suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Sekolah sebagai institusi pembentuk karakter tentu tidak boleh hanya memfokuskan pencanpaian akhir proses pembelajaran hanya pada peningkatan akademik tapi juga membentuk karakter baik bagi peserta didiknya yang dapat menjadi tuntunan dalam menjalani kehidupan agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik secara individu maupun sebagai anggota masyarakat. Sebagai seorang pendidik, sebelum mentransfer segala hal pada peserta didik maka terlebih dahulu gurulah yang harus memiliki kompetensi tersebut mulai kompetensi sikap maupun kompetensi akademik, ibaratnya guru harus menjadi contoh sebelum mencontohkan sebaimana Semboyan Ki Hajar Dewantara yang merupakan semboyan pendidikan yang berbunyi “ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani” yang artinya di depan menjadi teladan, di tengah me...

Catatan Liqo

Gambar
“IKHLAS” "Ikhlas itu seperti surah Al-Ikhlas, yang tidak ada kata ikhlas di dalamnya. Selama ikhlas masih terucap, itu berarti belum ikhlas karena hanya dia yang ikhlas, yang senantiasa berbuat tanpa pernah menyebut keikhlasannya."   Pengertian Ikhlas Kata Ikhlas berasal dari kata “khalusa” yang berarti bersih, hilang campurannya, selamat (Al-Mu’jam Al-Wasith) secara Bahasa, ikhlas berarti meninggalkan riya’ (pamer)dalam suatu ketaatan. (At-Tarifat) secara istilah, Fudhail bin Iyadh mendefenisikan ikhlas dengan perkataanya : “ Meninggalkan Amal karena (motivasi) manusia itu riya’, dan melakukan amal karena (motivasi) manusia itu syirik. Ikhlas adalah keadaan dimana engkau terlepas dari keduanya dan engkau tidak mencari saksi atas amalmu kepada selain Allah”. (At-Ta’rifat) Abdul Qosim Al-Qursyairi mengatakan, “Ikhlas adalah menjadikan niat hanya untuk Allah dalam melakukan amalan ketaatan .Jadi, amalan ketaatan tersebut dilakukan dalam rangka mendekatkan diri pad...

MODUL 2.1 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK

Gambar
 

MENCIPTAKAN BUDAYA POSITIF MELALUI PENGUATAN KARAKTER PADA KEGIATAN APERSEPSI DAN KESEPAKATAN KELAS SEBAGAI SELF CONTROL PESERTA DIDIK

Gambar
       A.       Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu unsur yang dapat menciptakan kemajuan peradaban dan peningkatan kualitas hidup suatu bangsa. Dalam penyelenggaraan pendidikan, faktor pembentukan karakter dan kecakapan hidup merupakan hal yang perlu diperhatikan. Beberapa kenyataan berkenaan dengan rendahnya karakter pada peserta didik diantaranya sebagai berikut : (1) Rendahnya tingkat kejujuran peserta didik, yang dibuktikan dengan adanya budaya nyontek pada saat setiap momen tes (ujian); (2) Menurunnya etika dalam bersikap dan rasa hormat kepada pihak yang lebih tua, orang tua dan guru; (3) Menurunnya etika dalam menggunakan bahasa yang sopan dan santun; (4) Meningkatnya kasus perkelahian dan kriminal yang dilakukan oleh peserta didik pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah; (5) Meningkatnya kasus kenakalan remaja (berupa kasus perkelahian, narkoba dan kasus seksual) yang sebagian besar dilakukan oleh peserta didik...