Postingan

Praktik Baik

Gambar
  Dari Asesmen Awal  Menuju Pembelajaran Bermakna Harisal, S.Si., Gr. Setiap awal tahun ajaran selalu menjadi momen yang sangat penting bagi saya sebagai guru matematika. Saya meyakini bahwa pembelajaran yang baik tidak dimulai dari penyampaian materi, melainkan dari upaya mengenal murid terlebih dahulu. Sebelum merancang strategi pembelajaran, saya perlu mengetahui bagaimana karakteristik murid yang akan saya dampingi selama satu semester ke depan. Oleh karena itu, pada awal Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 saya tidak langsung memulai pembelajaran materi, tetapi terlebih dahulu melaksanakan asesmen diagnostik kepada seluruh murid baru kelas VII. Kegiatan ini saya lakukan sebagai langkah awal untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi awal setiap murid sehingga pembelajaran yang saya rancang nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. Asesmen diagnostik yang saya susun terdiri atas tiga bagian utama, yaitu minat belajar matematika, kecenderungan gaya belajar, da...

Humanis Pendidikan

Karena Mata Anak-Anak Itu Penuh Cinta

Refleksi Pendidikan di hari guru tahun 2025

  Mengajar Lebih dari Buku dan Layar   (Refleksi Peran Guru dalam Membangun Karakter di Era Digital)                                                  oleh :                                                                                  Harisal, S.Si.., Gr. Profesi guru sangat identik dengan peran mendidik seperti membimbing, membina, mengasuh ataupun mengajar. Guru memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar mengajar materi pelajaran dan menyampaikan isi buku. Mereka juga bertanggung jawab dalam menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter siswa. Membangun karakter dan kecerdasan sosial-emosional siswa juga menjadi tanggung jawab g...
CATATAN REFLEKTIF GURU DI MASA PANDEMI Covid 19                                                                                            oleh : Harisal, S.Si  Tak Terasa sudah hampir dua tahun pandemi ini merebak ke seluruh penjuru dunia, hampir semua sektor merasakan dampak akibat merebaknya virus covid 19 ini, tak terkecuali dunia pendidikan khususnya di Indonesia. Berbagai peraturanpun mulai dikeluarkan oleh instansi terkait, salah satunya pembelajaran jarak jauh atau PJJ Daring (Dalam Jaringan). Bagi sekolah yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai serta kemampuan finansial orang tua murid memadai mungkin hal ini bukanlah sesuatu yang menjadi penghambat untuk melaksanakan pembelajaran daring karena mereka sadar betul bahwa kesehatan anak-anakn...

Koneksi Antar Materi Modul 3.2 PGP

Gambar
  PEMIMPIN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA Harisal, S.Si CGP Kabupaten Gowa Sekolah sebagai sebuah ekosistem Sekolah sebagai sebuah ekosistem adalah bentuk interaksi antara faktor biotik (unsur yang hidup) seperti murid, kepala sekolah, guru, staf/tenaga kependidikan, pengawas sekolah, orang tua dan masyarakat sekitar sekolah dengan faktor abiotik (unsur yang tak hidup) seperti keuangan serta sarana dan prasarana sebuah teritorial atau lingkungan tertentu. Kedua unsur ini saling berinteraksi satu sama lainnya sehingga mampu menciptakan hubungan yang selaras dan harmonis. Pendekatan Pengelolaan Sumber Daya Untuk mengelola sumber daya yang dimiliki sekolah maka terdapat dua pendekatan yang dapat dilkakukan yakni : Pendekatan berbasis kekurangan/masalah (Deficit-Based Thinking)   akan memusatkan perhatian kita pada apa yang mengganggu, apa yang kurang, dan apa yang tidak bekerja.   Segala sesuatunya akan dilihat dengan cara pandang negatif. Pendekatan   berbasis aset (A...

Koneksi Antar Materi Modul 3.1 PGP

Gambar
PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN Oleh : Harisal, S.Si CGP Kabupaten Gowa “Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best”. (Bob Talber) (Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik)

Koneksi Antar Materi Modul 2.2 Pendidikan Guru Penggerak

Gambar
KETERKAITAN ANTAR MATERI PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA Kegiatan pembelajaran merupakan suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Sekolah sebagai institusi pembentuk karakter tentu tidak boleh hanya memfokuskan pencanpaian akhir proses pembelajaran hanya pada peningkatan akademik tapi juga membentuk karakter baik bagi peserta didiknya yang dapat menjadi tuntunan dalam menjalani kehidupan agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik secara individu maupun sebagai anggota masyarakat. Sebagai seorang pendidik, sebelum mentransfer segala hal pada peserta didik maka terlebih dahulu gurulah yang harus memiliki kompetensi tersebut mulai kompetensi sikap maupun kompetensi akademik, ibaratnya guru harus menjadi contoh sebelum mencontohkan sebaimana Semboyan Ki Hajar Dewantara yang merupakan semboyan pendidikan yang berbunyi “ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani” yang artinya di depan menjadi teladan, di tengah me...